Rabu, 26 Agustus 2015

SETELAH MENJELAJAHI MALANG IMPIANKU MENGUNJUNGI DERAWAN

Indonesia adalah negara kepulauan dari sabang sampai merauke. Pulau-pulau besar yang sangat indah diantaranya adalah Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan masih banyak pulau lain yang yang memiliki kekayaan alam yang indah. Saya sangat bangga lahir dan dibesarkan di Indonesia, karena tanahnya yang subur, lautnya yang kaya dan luas sebagai sumber kehidupan, penduduknya yang ramah tamah dan segala segala keindahan alam yang sangat luar biasa yang ada di Indonesia.
Setiap orang pasti memiliki mimpi sebagai motivasi, salah satu mimpi saya adalah bisa keliling Indonesia. Banyak orang yang bermimpi untuk bisa keliling dunia, namun saya sebagai orang yang mencintai tanah kelahiran saya yaitu Indonesia, bisa keliling Indonesia adalah suatu kebanggan tersendiri bagi saya yang kelak akan saya ceritakan kepada anak cucu saya.
Sudah sejak lama saya ingin ke tempat ini, tempat yang sudah saya baca mengenai tempat ini sejak lama, tempat yang banyak orang terpesona dengan keindahannya. Salah sartu gunung api yang kawahnya masih aktif. Berada di kota malang Gunung Bromo menawarkan keindahan alam yang membuat siapa yang melihatnya terpesona.
Waktu itu di hari jumat bertepatan dengan hari libur nasional saya bersama teman saya berangkat dari stasiun senen jakarta menuju kota malang. Kami menempuh perjalanan sekitar 14 jam menggunakan kereta api ekonomi menuju malang. Kami menggunakan jasa travel atau lebih dikenal dengan Open trip untuk memfasilitasi kami berkeliling kota malang selama 3 hari 2 malam. Beberapa tempat yang kami kunjungi adalah Museum angkut, Wisata Petik Apel dan yang paling ditunggu adalah ke Gunung Bromo.
Sesampainya di malang kami diajak sarapan di Bakso President yang terkenal di Malang. Rasanya nikmat dengan rasa yang sedikit pedas. Setelah perut kenyang kami menuju Museum Angkut didaerah Batu malang, disini banyak terdapat replika mobil-mobil mewah merk terkenal, tiruan tempat-tempat terkenal di luar negeri sampai patung-patung orang yang sangat berpengaruh di dunia. Kawasan museum angkut sangat luas dan dibagi perkategori dan negara. Rasanya seharian pun tidak bisa menjelajahi seluruh sudut yang berada di museum angkut ini. Dan rasanya sangat disayangkan jika kita tidak mengabadikan lewat foto setiap bagian di musium angkut, jadi saya sarankan baterai dan memori kamera anda harus yang besar untuk menampungnya.
Setelah puas mengelilingi musium angkut kami berwisata ke kebun apel, disini kami bisa memetik sekaligus memakan apel sepuasnya. Dengan catatan harus dimakan disana, tidak bisa dibawa pulang. Ditempat yang tidak terlalu luas ini pohon apel ditanam dengan teratur. Pohonnya tidak terlalu tinggi, jadi kami tidak sulit untuk memetiknya. Disini juga terdapat penjual oleh-oleh apel yang ingin dibawa pulang dan juga olahan keripik apel dan beberapa buah lainnya.



Hari berikutnya destinasi kami adalah gunung bromo. Pukul satu kami telah bangun untuk bersiap-siap ke gunung bromo. Berangkat dari malam hari karena kami akan menunggu matahari yang akan muncul dari balik gunung bromo. Pergantian dari malam hari ke pagi. Pagi itu sangat spesial, walaupun matahari muncul tertutup kabut, tetapi lukisan alam itu sangat indah. Indah dengan segala bentuk ukiran mahakarya Tuhan. Pagi yang berbeda dengan biasanya, Pagi yang luar biasa Indahnya melihat keindahan alam sang pencipta.

Indahnya Pagi Bromo (pic pribadi)


Setelah menjelajahi Malang, saya berkeinginan untuk bisa menginjakkan kaki di Pulau Kalimantan. Beberapa teman saya yang sudah pernah ke Kalimantan menceritakan sebuah tempat bernama Derawan. Derawan adalah Kepulauan yang memiliki empat pulau utama yaitu Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, dan Pulau Maratua. Keempatnya memiliki karakteristik dan pesona yang berbeda. Kepulauan Derawan terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pertama saya akan mencari penerbangan dari Jakarta  menuju Balikpapan, selanjutnya dari Balikpapan saya akan melanjutkan pesawat lagi menuju Tarakan dengan cara yang mudah tinggal mencari di web Airpaz pilihan maskapainya sangat banyak menuju kesana seperti Lion AirSriwijaya AirBatik AirGaruda Indonesia, dan Citilink. Dari bandara saya bisa naik taksi menuju pelabuhan SDF lalu dilanjutkan dengan  kapal cepat ke Tanjung Selor. Dari pelabuhan Tanjung Selor tinggal melanjutkan dengan kapal cepat ke Pulau Derawan sekitar 20 menit.
Setibanya di Pulau Derawan yang dilakukan pasti keliling pulau-pulau yang berada disekelilingnya. Pulau pertama yang dikunjungi adalah Pulau kakaban. Pulau Kakaban merupakan salah satu dari total 31 pulau yang tergabung dalam Kepulauan Derawan. Pulau ini terkenal dengan adanya danau air payau yang dihuni ribuan ubur-ubur tak menyengat. Saya ingin sekali merasakan sensasi berenang dan berselfie bersama ubur-ubur tak menyengat ini. Setelah saya baca ternyata hanya 2 pulau yang seperti ini, pertama Di Pulau Kakaban, Kalimantan Timur, Indonesia, dan yang kedua Pulau Palau,di Filipina. Wah makin bangga lagi kan dengan Indonesia.
Pulau Kakaban (pic from google)

Untuk penginapan sepertinya paling pas menginap di floating cottage yang ada di Maratua, yakni Nabucco Island Resort. Suguhan alam perairan Maratua yang menawan kian menjadi pemandangan sehari-hari yang bikin betah sampai tidak mau pulang.
Maratua (pic from google)

Perjalanan ini adalah salah satu mimpi saya agar bisa mengelilingi Indonesia semoga Airpaz dapat mewujudkannya. Dengan melihat segala keindahan alam yang merupakan ciptaan Tuhan membuat saya lebih bersyukur dengan segala yang Tuhan berikan dan lebih rendah hati, karena tidak ada yang bisa kita sombongkan, kita hanya makhluk kecil di dunia yang luas ini.

2 komentar: